Langsung ke konten utama

Memperbaiki Diri Sendiri

Pengajian Syeikh Abdul Qadir al-Jilany di Madrasahnya tanggal 18 Sya’ban 545 H.

Sibuklah untuk memperbaiki dirimu dan kebaikanmu. Tinggalkan bicara ini dan itu, tinggalkan kerumitan duniawi, maka anda akan lepas dari problemamu menurut kemampuanmu. Nabi saw, bersabda:
“Bebaskan dirimu dari kesusahan dunia menurut kemampuan maksimalmu.”
Hai orang-orang yang tolol karena dunia, seandainya anda tahu, pasti anda tidak memburunya. Dunia ketika datang padamu, justru akan melelahkan dirimu, dan jika ia berpaling, dunia akan membuatmu susah. Namun bila anda mengenal Allah Azza wa-Jalla, anda akan makhluk bersamaNya. Namun anda tidak mengenal Allah Azza wa-Jalla, para Rasul, para Nabi dan para WaliNya.


Waspadalah! Anda bisa mengambil pejaran dari kehidupan manusia terdahulu seputar dunia ini. Karenanya, bersihkan hatimu dari dunia, maka anda bisa melepaskan segala hal selain Allah Azza wa-Jalla dari jiwamu. Bila selain Dia Azza wa-Jalla masih mengikuti  nafsu, maka tundukkan nafsumu, pada saat itulah anda melihat Tuhanmu Azza wa-Jalla.

Pasrahkan semua kepadaNya, maka anda selamat. Mujahadahlah menuju DiriNya, maka anda meraih hidayah. Syukurlah padaNya, Dia akan menambah nikmatNya padamu, serahkan dirimu dan makhluk lain padaNya. Jangan sampai anda kontra padaNya dalam dirimu, juga jangan kontra pada selainmu.

Kaum Sufi tidak akan pernah berhasrat, ketika bersama Allah Azza wa-Jalla,  dan tidak punya pilihan ketika bersama pilihanNya. Jangan sampai mereka berambisi mencari atau berebut bagian dariNya, begitu pula tidak mencari nikmat yang diberikan pada orang lain. Bila anda ingin bergabung dengan kaum sufi dunia dan akhirat, maka berserasilah dengan firmanNya, tindakan dan kehendakNya.Saya melihat anda malah berbalik, dan berbuah kontra dan berbeda denganNya, malah dan siang. Ketika Allah Azza wa-Jalla berkata, “Kerjakan!” dan anda malah tidak mengerjakan. Seakan akan malah Allah Azza wa-Jalla jadi hamba dan anda menjadi yang dihamba.

Maha Suci Dia Azza wa-Jalla yang penuh dengan welas asihNya. Seandainya bukan karena rasa asihNya, pasti aku melihat semuanya yang kontra dalam dirimu. Bila anda ingin bahagia, diamlah di hadapanNya. Diam lahir dan batin pun sungguh merupakan su’ul adab bagiku, bahwa Dia menyilakannya karena sebagai bentuk keringanan belaka. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaikan Diri di bulan Ramadhan 1435 H

Setiap bulan Ramadhan tiba, selalu saja terbersit banyak harapan dan semangat yang membara untuk melakukan perbaikan diri. Begitu juga dengan Ramadhan tahun ini, 1435 H. Apalagi banyak hal yang cukup berpengaruh tengah terjadi belakangan ini. Proses Pembuatan Rumah Rumah yang aku bangun tengah memasuki bulan ketiga. Meski puasa, tetapi proses pembuatannya terus berlangsung. Aku harap, sebelum lebaran sudah bisa ditempati walau tentu saja belum jadi 100%. Keberadaan sebuah rumah tentu saja sangat penting dan berpengaruh dalam kehidupanku secara keseluruhan. Oleh karena itu, hal ini harus mendapat perhatianku secara serius. Baik dalam hal persiapan fisik maupun mental. Tentu, Ramadhan akan banyak membantu, karena aku akan bisa menjalankan segalanya dengan lebih khusuk.

Aplikasi Terjemahan Client for Google Translate

Saat ini aku sedang mencoba salah satu aplikasi terjemahan alternatif, yaitu Client for Google Translate, Ini merupakan versi desktop dari Google Translate yang selama ini sering aku gunakan di alamat  http://translate.google.co.id/ . Jika ingin mencoba aplikasi ini, Anda bisa langsung download di  http://translateclient.com/ , dan filenya hanya sebesar 2,5 MB. Tentu, untuk dapat berfungsi Anda tetap harus dalam kondisi online saat menjalankan aplikasi ini. Tapi jangan khawatir, Anda bisa mendownload bahasa tambahan secara manual ke dalam aplikasi ini nantinya.

Melihat Pameran buku di Gramedia Jogja

Sebagai seorang yang gemar membaca, maka toko buku merupakan salah satu tempat yang sering aku kunjungi di samping perpustakaan. Entah sudah berapa kali aku mengunjungi toko buku dan perpustakaan. Dan entah sudah berapa ratus buku yang aku beli atau aku pinjam. Tetapi itu terjadi beberapa tahun yang lalu, sebelum aku mengenal internet. Dan entah sudah berapa lama aku tidak mengunjungi toko buku atau perpustakaan, sampai beberapa hari yang lalu. Secara tidak sengaja aku lewat toko buku Gramedia Jogjakarta yang berada di Jl. Jendral Sudirman No. 54, dan ternyata di halaman depan toko itu sedang diadakan pameran buku yang cukup ramai. Dan tentu, sebagai seorang yang gemar membaca aku tidak melewatkan kesempatan itu. Tanpa pikir panjang, aku segera berhenti untuk menikmati pameran buku ini barang sebentar.