Langsung ke konten utama

Aplikasi Terjemahan Client for Google Translate

Saat ini aku sedang mencoba salah satu aplikasi terjemahan alternatif, yaitu Client for Google Translate, Ini merupakan versi desktop dari Google Translate yang selama ini sering aku gunakan di alamat http://translate.google.co.id/.

Jika ingin mencoba aplikasi ini, Anda bisa langsung download di http://translateclient.com/, dan filenya hanya sebesar 2,5 MB. Tentu, untuk dapat berfungsi Anda tetap harus dalam kondisi online saat menjalankan aplikasi ini. Tapi jangan khawatir, Anda bisa mendownload bahasa tambahan secara manual ke dalam aplikasi ini nantinya.

Perlu diperhatikan, aplikasi yang di download melalui situs resmi di atas adalah versi freeware yang hanya bisa digunakan sebelum Desember 2011. Jika ingin terus menggunakannya, Anda bisa membeli yang Pro, atau mengikuti sebuah program yang ditawarkan oleh Google. Jika tidak ingin repot, versi pro dari aplikasi ini juga bisa ditemukan dengan mudah di situs-situs underground.

Kemampuan bahasa Inggris memang sangat diperlukan di masa globalisasi saat ini. Jika merasa kemampuan bahasa Inggrisnya masih pas-pasan, maka sebuah aplikasi terjemahan adalah tools yang wajib dipunyai. Dan diantara banyaknya aplikasi terjemahan yang ada di pasaran, aku sangat merekomendasikan untuk memilih aplikasi dari google ini.
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanda-Tanda Takut Kepada Allah

Orang mukmin merupakan orang yang takut (khauf) kepada Allah SWT dengan seluruh anggota badannya. Seagaimana dikatakan oleh pakar fiqih, Abu Al-Laits, "Tanda-tanda takut kepada Allah SWT tampak dalam tujuh tempat."

Pertama, pada lisannya Ia akan menghindari perbuatan bohong, memfitnah, mengadu domba, dan banyak ocehan. Menyibukkan diri dengan zikir kepada Allah SWT, membaca Al-Qur'an, dan merenungkan ilmu pengetahuan.

Mencoba Mengoptimalkan Blogspot

Tak terasa, kini sudah lebih dari 2 tahun aku mengenal Blogspot sebagai sarana untuk blogging. Sejak pertengahan 2009 aku menggunakan Blogspot dan masih setia hingga saat ini. Saat itu ngeblog masih menjadi pilihan utama bagi pemakai internet untuk mengekspresikan dirinya. Belum seperti saat ini, dimana situs pertemanan atau jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter telah menjadi pilihan utama. Baik para pengguna internet baru maupun lama, baik dari negara berkembang maupun negara maju, baik dari kalangan biasa, selebrity sampai politikus, semuanya melibatkan diri setidaknya dalam satu situs pertemanan. Lalu, bagaimana dengan nasib para blogger?

Meskipun aku punya akun di Facebook maupun Twitter, namun Blogger belum bisa aku tinggalkan sepenuhnya. Bahkan aku rasa, dalam beberapa segi, ngeblog punya keunggulan dibandingkan situs pertemanan. Mungkin ada juga yang mencoba menggabungkan sisi positif dari kedua hal tersebut. Dan hal ini adalah baik sekali. Situs jejaring sosial adalah sa…